Tafsir Surat Ali - Imran Ayat 110
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah: Dakwah Era Digital
Dosen Pembina: Dr. Ahmad Sastra .M.M.
Oleh:
Nama : Augusta Angga Surya
Npm: 151104110108
Jurusan : Komunikasi Dan Penyiaran islam
Surat Ali-Imran Ayat 110
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
Artinya:
"Kamu adalah umat yag terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik lagi bagi mereka; diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik".
Isi Kandungan Ayat:
- Ayat ini mengemukakan bahwa kewajiban berdakwah pada hakikatnya lahir dari kedudukan umat ini sebagai sebaik-baik umat, umat terbaik itu adalah umat Muhammad saw.
- Pada tafsir ini tidak membatasi pengertian umat/ummah ( أمَّةٍ ) hanya pada kelompok manusia tetapi seluruh makhluk di alam. Juga mengartikan kata ini digunakan untuk menunjukkan semua kelompok yang dihimpun sesuatu seperti agama yang sama, waktu yang sama, baik penyimpunannya terpaksa atau tidak.
- Kata umat juga tidak terselip makna yang dalam yaitu gerak dinamis,arah,waktu,jalan yang jelas, serta gaya dan cara hidup.
- Umat Muhammad adalah sebaik-baiknya umat dan yang paling bermanfaat bagi manusia lain yang dilahirkan demi kemaslahatan yang lebih khususnya mereka adalah yang mengerjakan amar makruf dan mungkar.
- Umat yang terbaik ini didatangkan kepada mereka di saat leher mereka terbelenggu kekafiran sehinngga mereka dapat masuk islam.
- Tafsir ini mengatakan bahwa orang-orang yang menjalankan ajaran ayat ini adalah umat yang paling baik di alam wujud sekarang karena mereka melaksanakan ajaran amal ma'ruf dan nahimungkar.
- Perkara ma'ruf yang paling agung adalah agama yang berhak iman,tauhid,dan kenabian.
- Kemungkaran yang paling di ingkari adalah kafir terhadap Allah.
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah, mengenai ayat ini, kuntum khaira ummatin ukhrijat linnaasi (“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia,”) ia berkata: “Kalian adalah sebaik-baik manusia untuk manusia lain. Kalian datang membawa mereka dengan belenggu yang melilit di leher mereka sehingga mereka masuk Islam.”
Demikian juga yang dikatakan Ibnu ‘Abbas, Mujahid, `Athiyyah al-Aufi, ‘Ikrimah, ‘Atha’, dan Rabi’ bin Anas.
Karena itu Dia berfirman, ta’muruuna bil ma’ruufi wa tanHauna ‘anil munkari wa tu’minuuna billaaHi (“Menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, serta beriman kepada Allah.”)
Imam Ahmad meriwayatkan dari Durrah binti Abu Lahab, ia berkata ada seseorang berdiri menghadap Nabi, ketika itu beliau berada di mimbar, lalu orang itu berkata, ‘Ya Rasulullah, siapakah manusia terbaik itu?’ Beliau bersabda: `Sebaik-baik manusia adalah yang paling hafal al-Qur’an, paling bertakwa kepada Allah, paling giat menyuruh berbuat yang ma’ruf dan paling gencar mencegah kemunkaran dan paling rajin bersilaturahmi di antara mereka.” (HR. Ahmad)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar